Translate

Wednesday, November 12, 2014

Pengertian Sistem Ekonomi Kapitalis




Secara etimologi, kata kapitalisme terdiri dari dua kata, yakni capital (modal) dan isme (paham atau cara pandang). Jika ditelusuri, kata kapital sendiri berasal dari kata Latin yaitu Caput yang berarti “kepala”. Konon kekayaan penduduk Romawi kuno diukur oleh berapa kepala hewan ternak yang ia miliki. Semakin banyak caput-nya, semakin sejahtera. Tidak mengherankan, jika kemudian mereka mengumpulkan caput sebanyak-banyaknya. Maka dari itu, capital sering diterjemahkan sebagai modal.
Sementara isme mengacu kepada paham atau ideologi yaitu cara pandang atau cara hidup yang diterima oleh sekelompok luas masyarakat dan karenanya menjadi konvensi, karena dapat saja ditolak oleh kelompok masyarakat yang lainnya. Sehingga, kapitalisme adalah modal-isme atau paham yang berdasarkan modal (pemilik modal).
Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya tanpa ada campur tangan pemerintah.
Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara.
Adam Smith adalah adalah tokoh/figure dibalik ekonomi kapitalis klasik yang menyerang merkantilisme yang dianggapnya kurang mendukung ekonomi masyarakat. Dimana Merkantilisme adalah suatu teori ekonomi yang menyatakan bahwa kesejahteraan suatu negara hanya ditentukan oleh banyaknya aset atau modal yang disimpan oleh negara yang bersangkutan, dan bahwa besarnya volume perdagangan global teramat sangat penting.
Menurut teoritikus klasik kapitalisme, Adam Smith, gerakan produksi haruslah bergerak sesuai konsep MCM (Modal-Comodity-Money), yang menjadi suatu hal yang tidak akan berhenti karena uang akan beralih menjadi modal lagi dan akan berputar lagi bila diinvestasikan. Adam Smith memandang bahwa ada sebuah kekuatan tersembunyi yang akan mengatur pasar (invisible hand), maka pasar harus memiliki laissez-faire atau kebebasan dari intervensi pemerintah.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Kapitalisme

Adapun cirri-ciri system ekonomi kapitalisme, yaitu :
-          Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
-          Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu
-          Inidividu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
-          Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
-          asar berfungsi memberikan “signal” kepda produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
-          Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. “The Invisible Hand” yang mengatur perekonomian menjadi efisien.
-          Motif yang menggerakkan perekonomian mencari laba
-          Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingann (keuntungan) sendiri.
-          Paham individualisme didasarkan materialisme, warisan zaman Yunani Kuno (disebut hedonisme).

Kebaikan Sistem Ekonomi Kapitalisme 
Kebaikan dari sistem ekonomi kapitalisme adalah :
-          Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi barang-barang.
-          Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan segala hal yang terbaik dirinya.
-          Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil.

Negara-negara Yang Menganut Sistem Ekonomi Kapitalisme
Negara-negara yang menjamin Sistem Ekonomi Kapitalis :
a.       Kawasan Benua Amerika
-          Amerika Serikat                    - Argentina
-          Brazil                                     - Chili, dll
b.      Kawasan Benua Eropa
-          Austria                                  - Belgia
-          Kroasia                                  - Cekoslavia
-          Albania                                  - Denmark
-          Italia, dll
c.       Kawasan Asia
-          India                                      - Iran
-          Thailand                                - Jepang
-          Filipina                                  - Korea Selatan
-          Turki, dll
d.      Kawasan Afrika
-          Afrika Selatan                       - Mesir
-          Senegal
e.       Kepulauan Oceania
-          Australia
-          New Zeland

No comments:

Post a Comment