2.1
Fungsi – Fungsi Manajemen
Manajemen
sangat berperan penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan kata
manajemen sendiri berasal dari bahasa prancis kuno yaitu management, yang
artinya seni melaksanakan dan mengatur. Secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses yang melibatkan kegiatan
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan, melalui pemanfaatan SDM dan lainnya.
Pengertian
manajemen oleh para pakar manajemen diartikan berbeda-beda. Menurut Mary Parker Follet,
manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini
berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain
untuk mencapai tujuan organisasi. Sedangkan Ricky W.
Griffin mendefinisikan
sebagai sebuah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya
untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efisien.
Pekerjaan yang dilakukan oleh para manajer pada
saat mereka mengelola perusahaan dapat dikelompokkan kedalam kelompok-kelompok
tugas yang memiliki tujuan yang disebut sebagai fungsi manajemen. Menurut
Koontz dan Weihrich (1993), berpendapat bahwa fungsi manajemen dikelompokan
kedalam lima fungsi. Adapun kelima fungsi tersebut dilaksanakan secara simultan
untuk menjamin tercapainya tujuan perusahaan.
1.
Perencanaan
(Planning)
Fungsi
perencanaan, yaitu suatu proses mengembangkan tujuan-tujuan perusahaan serta
memilih serangkaian tindakan atau strategi untuk mencapai tujuan-tujuan
tersebut.
Kegiatan
dalam Fungsi Perencanaan :
ü
Menetapkan
tujuan dan target bisnis
ü
Merumuskan
strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
ü
Menentukan
sumber-sumber daya yang diperlukan
ü Menetapkan standar/indikator
keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.
ü Melakukan perencanaan ulang
untuk mengoreksi berbagai kekurangan dalam perencanaan terdahulu.
Fungsi
perencanaan akan memberikan arah kepada perusahaan dengan menetapkan terlebih
dahulu tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Tanpa adanya tujun yang jelas
yang dirumuskan dalam kegiatan perencanaan perusahaan tidak akan memiliki hasil
akhir yang jelas untuk dicapai selama kurun waktu tertentu.
Selain
itu ketiadaan tujuan akan menyulitkan perusahaan untuk melakukan proses
evaluasi yang merupakan perbandingan antara rencana dengan realisasi pencapaian
sesungguhnya.
2.
Pengorganisasian
(Organizing)
Proses
yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam
perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh,
sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa
semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna
pencapaian tujuan organisasi.
Dalam
hal ini, tidak hanya pengorganisasian sumber daya manusia tetapi juga
mengorganisasi penggunaan berbagai sumber daya non manusia seperti, uang,
material, peralatan, dan sebagainya untuk mencapai tujuan perusahaan.
Organisasi
perusahaan akan berjalan dengan baik apabila perusahaan melakukan perekrutan
sumber daya manusia sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan.
Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
ü
Mengalokasikan
sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas serta menetapkan prosedur yang
diperlukan
ü
Menetapkan
struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
ü
Kegiatan
perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga
kerja
ü
Kegiatan
penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
3.
Pengisian staf
( Staffing )
Staffing yaitu suatu proses untuk memastikan
bahwa karyawan yang kompeten dapat dipilih, dikembangkan dan diberi imbalan
untuk mencapai tujuan perusahaan.
Penyusunan staf serta manajemen sumber daya
manusia yang efektif mencakup penciptaan iklim kerja yang memuaskan karyawan.
4.
Pengarahan /
Memimpin (Actuating/Leading)
Pengarahan
atau memimpin merupakan suatu proses memotivasi agar semua pihak dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan
penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
Kegiatan
dalam Fungsi Pengarahan:
ü Mengimplementasikan proses
kepemimpinan, pembimbingan dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar
dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
ü Memberikan tugas dan penjelasan
rutin mengenai pekerjaan
ü Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
5. Pengawasan dan Pengendalian (Controlling)
Pengawasan
dan pengendalian merupakan proses untuk memastikan adanya kinerja yang efisien
dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
ü
Mengevaluasi
keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator
yang telah ditetapkan
ü
Mengambil
langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
ü
Melakukan
berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian
tujuan dan target bisnis
No comments:
Post a Comment