Translate

Saturday, November 8, 2014

Fungsi-Fungsi Manajemen


2.1            Fungsi – Fungsi Manajemen

Manajemen sangat berperan penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan kata manajemen sendiri berasal dari bahasa prancis kuno yaitu management, yang artinya seni melaksanakan dan mengatur. Secara umum dapat diartikan  sebagai suatu proses yang melibatkan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui pemanfaatan SDM dan lainnya.
Pengertian manajemen oleh para pakar manajemen diartikan berbeda-beda. Menurut Mary Parker Follet,  manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Sedangkan Ricky W. Griffin mendefinisikan sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efisien.
Pekerjaan yang dilakukan oleh para manajer pada saat mereka mengelola perusahaan dapat dikelompokkan kedalam kelompok-kelompok tugas yang memiliki tujuan yang disebut sebagai fungsi manajemen. Menurut Koontz dan Weihrich (1993), berpendapat bahwa fungsi manajemen dikelompokan kedalam lima fungsi. Adapun kelima fungsi tersebut dilaksanakan secara simultan untuk menjamin tercapainya tujuan perusahaan.
1.     Perencanaan (Planning)
Fungsi perencanaan, yaitu suatu proses mengembangkan tujuan-tujuan perusahaan serta memilih serangkaian tindakan atau strategi untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.
Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
ü Menetapkan tujuan dan target bisnis
ü Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
ü Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
ü  Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis.
ü  Melakukan perencanaan ulang untuk mengoreksi berbagai kekurangan dalam perencanaan terdahulu.

Fungsi perencanaan akan memberikan arah kepada perusahaan dengan menetapkan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Tanpa adanya tujun yang jelas yang dirumuskan dalam kegiatan perencanaan perusahaan tidak akan memiliki hasil akhir yang jelas untuk dicapai selama kurun waktu tertentu.
Selain itu ketiadaan tujuan akan menyulitkan perusahaan untuk melakukan proses evaluasi yang merupakan perbandingan antara rencana dengan realisasi pencapaian sesungguhnya.

2.     Pengorganisasian (Organizing)
Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
Dalam hal ini, tidak hanya pengorganisasian sumber daya manusia tetapi juga mengorganisasi penggunaan berbagai sumber daya non manusia seperti, uang, material, peralatan, dan sebagainya untuk mencapai tujuan perusahaan.
Organisasi perusahaan akan berjalan dengan baik apabila perusahaan melakukan perekrutan sumber daya manusia sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan.

Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
ü Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas serta menetapkan prosedur yang diperlukan
ü Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
ü Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
ü Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat
3.     Pengisian staf ( Staffing )
Staffing yaitu suatu proses untuk memastikan bahwa karyawan yang kompeten dapat dipilih, dikembangkan dan diberi imbalan untuk mencapai tujuan perusahaan.
Penyusunan staf serta manajemen sumber daya manusia yang efektif mencakup penciptaan iklim kerja yang memuaskan karyawan.
4.     Pengarahan / Memimpin (Actuating/Leading)
Pengarahan atau memimpin merupakan suatu proses memotivasi agar semua pihak  dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan: 
ü Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
ü Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
ü Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

5.     Pengawasan dan Pengendalian (Controlling)
Pengawasan dan pengendalian merupakan proses untuk memastikan adanya kinerja yang efisien dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
ü Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
ü Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
ü Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis

No comments:

Post a Comment