Pada
pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan
tertentu akan sangat berbeda-beda jika di dasarkan pada fungsi operasionalnya.
Secara operasional , fungsi perencanaan (planning ) untuk sumber daya
manusia akan sangat berbeda dengan fungsi perencanaan untuk sumber daya
fisik/alam atau untuk keuangan.
Berdasarkan operasionalisasinya, maka fungsi operasional dalam manajemen dapat dibedakan secara garis besar menjadi fungsi-fungsi sebagai berikut :
Berdasarkan operasionalisasinya, maka fungsi operasional dalam manajemen dapat dibedakan secara garis besar menjadi fungsi-fungsi sebagai berikut :
a. Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen
sumber daya manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk
memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan
dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat di pelihara dan
tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa
konstan ataupun bertambah. Misalnya, jika kita berbisnis sablon, maka sumber
daya manusia yang terbaik adalah mereka yang memiliki keahlian dalam menyablon
dengan cepat, rapi, namun ditunjang pula dengan kreatifitas dan jiwa seni yang
dimiliki.
b. Manajemen Produksi
Manajemen
produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan
produk yang di hasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan
keinginan konsumen dengan teknik produksi yang seefisien mungkin. Kegiatan
produksi pada dasarnya merupakan proses bagaimana sumber daya input dapat diubah
menjadi produk output berupa barang atau jasa. Pemilihan lokasi yang tepat, layout
kegiatan produksi, hingga lokasi penyimpanan hasil produksi dan lain sebagainya,
ini juga termasuk kedalam kegiatan manajemen.
c. Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah kegiatan manajemen
berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa
sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dan bagaiman cara pemenuhannya
dapat di wujudkan. Untuk dapat menngidentifikasi apa yang dibutuhkan
konsumen, maka pebisnis perlu melakukan riset pemasaran, di antaranya berupa
survey tentang keinginan konsumen, sehingga pebisnis bisa mendapatkan informasi
mengenai apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh konsumen. Informasi ini kemudian
diteruskan kebagian produksi untuk dapat diwujudkan. Setelah output produk
terwujud maka manajemen pemasaran kemudian juga melakukan kegiatan dalam
proses penyampaian produk kepada konsumen.
d. Manajemen Keuangan
Manajemen
keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya
berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai
tujuannya secara ekonomis, yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen
keuangan antara lain merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh , dan
dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara
tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan.
e. Manajemen Informasi
Manajemen
informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinnya yang pada intinya
berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus
bertahan dalam jangka panjang. Penggunaan teknologi informasi diantaranya,
computer, televisi dan radio yang mempermudah manajemen informasi dalam hal
perencanaan , pengerjaan, dan penyediaan informasi bisnis yang diperlukan dari
waktu ke waktu.
No comments:
Post a Comment